BMX Frame Geometry

Ini terjadi setiap tahun ketika kita melihat beberapa Frame BMX yang baru dirilis atau versi terbaru dari model sebelumnya, kita pikir ini adalah saat yang tepat untuk melihat lebih dekat jumlah angka-angka geometri seperti 74.5, 13.25" dan 71 benar-benar berarti bagi kalian dan bagaimana itu bisa mengubah cara bermain/mengendarai BMX kalian dan akan merasakan perbedaanya. Selama bertahun-tahun frame BMX telah disempurnakan berulang kali. tidak hanya menawarkan produk unggulan, namun frame bmx benar-benar dirancang lebih spesifik menyesuaikan gaya bermain kalian. Kita melihat penyesuaian kecil untuk mengikuti tren atau hanya sedikit detail yang ditambahkan ke frame untuk membuatnya lebih menonjol. Jika kalian ingin membeli sebuah frame baru, atau hanya ingin mengetahui bagaimana geometri Frame BMX bekerja read more.

Geometri Frame BMX

Panjang Tabung Atas / Top Tube Length

Panjang tabung atas adalah salah satu dari ukuran yang sering kita lihat dengan sangat beragam pilihan dari 20 "(kadang lebih kecil di kisaran 19" atau lebih kecil lagi 18 "dan 16") hingga 21 "dan bahkan 22". Ada juga opsi 24 "dan 26" untuk MTB, tapi mari fokus di sini pada kisaran 20 ". Panjang tabung atas adalah ukuran jarak antara pusat head tube ke bagian tengah seat tube. Ukuran umumnya merupakan pilihan bagi rider berdasarkan tinggi badan dan seberapa banyak ruangan yang mereka inginkan. Biasanya kita melihat orang yang bertinggi badan di bawah 150cm mengunakan ukuran 20 - 20,5 inci, kisaran tinggi badan 160cm – 170cm bisa mengunakan 20,5 - 20,75 "dan orang-orang pempunyai tinggi badan lebih dari 180cm mengunakan frame dengan ukuran 21" +. Umumnya ini memberi ruang untuk kaki kalian dan memberi jangkauan lengan ke bar. Biasanya cukup mudah untuk melihat apakah kalian ada di sepeda yang terlalu besar atau terlalu kecil. sekali lagi, ukuran ini bisa menjadi pilihan.

Frame yang lebih panjang juga bisa membuat sepeda terasa lebih stabil karena jarak roda akan semakin jauh, dimana frame yang lebih pendek akan mendekatkan sumbu roda sehingga membuatnya lebih responsif. Hal ini juga bisa pengaruhi oleh sudut head tube dan panjang chain stay dalam frame.

 

Kemiringan Tabung Depan / Head Tube Angle

Sudut head tube adalah sering kita lihat paling sedikit berubah dalam Geometri Frame BMX, namun memiliki efek yang jauh lebih besar dalam mengendarai sepeda BMX. Frame BMX memiliki antara sudut 74 sampai 76 derajat head tube. Kebanyakan frame BMX modern memiliki 75 derajat. Sudut head tube telah berubah dari trend seperti Trails atau Ramp menjadi yang paling populer di Street yang memanfaatkan lebih banyak keseimbangan didepan dan jarak yang lebih pendek di antara roda.

Beberapa dari kalian mungkin bertanya-tanya bagaimana perubahan 2 derajat bisa berubah begitu banyak. Nah, di bawah ini kalian bisa menemukan grafik yang di susun menunjukkan bagaimana sudut bisa mengubah sesuatu.

Sudut head tube yang lebih tegak (76 derajat) akan membawa roda depan lebih dekat ke arah Anda, membuatnya lebih mudah untuk nose manual dan trik-trik yang mengunakan roda depan, bila di sudut (74 derajat) sedikit lebih sulit untuk nose manual atau trick-trick yang mengunakan roda depan. Dengan roda yang lebih jauh ke depan kalian memerlukan extra tenaga untuk melakuakan tick roda depan dan sudut 74 derajat ini lebih baik untuk putaran yang lebih bertahap seperti pada BMX dirt atau trails. Sudut yang lebih curam 76 derajat membawa celah di antara roda lebih dekat dan lebih responsif, jadi bar spin akan lebih cepat. Itulah sebabnya kita melihat banyak nose manual dan G Turn (memutar) roda depan akhir-akhir ini dari street rider yang berjalan di sudut head tube yang lebih curam.

 

Kemiringan Tabung Jok / Seat Tube Angle

Sudut tabung seat adalah komponen kunci lainnya pada keseluruhan Frame. Frame BMX menggunakan sudut tabung 71 derajat, namun kami menemukan sejumlah frame menggunakan sudut 70 derajat dan 69 derajat juga. Sudut tabung jok dapat mengubah keseluruhan panjang frame tanpa mengubah panjang tabung atas. Misalnya, frame top tube 21 inci dengan sudut tabung 71 derajat akan membuatnya seperti frame dengan top tube 21 beda halnya dengan 69 derajat

 

 

Namun, jika kalian mengambil frame top tube 21” dan memasangkannya dengan sudut tabung 69 derajat, panjang top tube akan tetap sama namun sudut menggerakkan braket bagian bawah lebih dekat ke head tube, yang membuatnya terasa lebih seperti. sebuah frame 20,75 - 20,8 ", kita memberikannya kisaran karena ini juga dapat dipengaruhi oleh ketinggian seat tube. Seperti yang dapat Anda lihat dari gambar di atas, kita mendasarkan hitungan dari ketinggian tabung stand over 9 ", yang cukup standar. Jadi dari top tube ke bottom braket kita bisa melihat perbedaan 0,30 "antara dua sudut. Itu berarti sudut 69 derajat akan menempatkan bottom braket 0,30 "lebih dekat ke head tube.

 

Tinggi Tabung Jok / Seat Tube Height

Tinggi tabung seat (atau ketinggian standover) adalah tabung vertikal yang berada di antara tabung bagian atas dan bottom braket. Seperti yang telah disebutkan di atas, tabung ini memiliki sudut 71 derajat secara tradisional, ada juga frame dengan 70 atau 69. Tinggi tabung seat dari top tube ke down tube. Sebuah ketinggian seat tube yang lebih rendah, untuk contoh Tall Order 187 Frame memiliki ketinggian tabung 7,4 "dengan sudut 71 derajat Frame ini sangat populer di kalangan rider bmx park. Berbeda dengan Federal DLX yang memiliki tinggi tabung 9” dengan sudut 71 derajat lebih di sukai oleh rider-rider street pada saat ini.

Tidak hanya tingginya mengubah tampilan Frame, seperti yang bisa Anda lihat dari Frame Tall Order 187 yang sangat rendah. beberapa rider mengatakan bahwa ketinggian stand over yang lebih rendah membuat tailwhips menjadi lebih mudah, di mana stand over tinggi yang diuntungkan adalah membuat barspins lebih mudah, Ini sebagian besar merupakan selera pribadi, namun sudut seat tube bisa mengubah karakter berkendara kalian.

Tinggi Bracket Bawah / Botom Bracket Height

Tinggi braket bawah berdasarkan pada 20" diameter roda BMX dan tinggi BB berada di atas pusat drop out. dari pusat drop out ke bagian bawah roda 20 "adalah 10". Jadi, menaikkan atau menurunkan ketinggian bottom braket sebagian besar frame berkisar dari kisaran 11,5 "sampai 11,75". Ketinggiannya bisa mengubah keseluruhan tampilan Frame. Ketinggian bottom braket dapat memberi  kestabilan dan kelambat dalam berputar seperti 180 dan 360 trick, di mana braket bawah yang lebih tinggi dapat membuatnya lebih mudah bergerak dan mudah berputar. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa ketinggian braket bagian bawah juga bisa diubah dengan ukuran ban. 2,40" atau 2,50 dan akan terasa lebih tinggi apa bila diperlukan.

 

Panjang Pipa Bawah Rantai / Chain stay length (CS)

Chain stay length / Panjang chain stay adalah salah satu yang terpenting pada geometri frame BMX karna sangat berpengaruh pada riding style dari masing-masing rider. Contohnya pada Varanyak frame dari FIEND memiliki panjang CS 12,6" jarak sumbu roda semakin dekat membuat lebih agresif  frame pendek seperti ini lebih cocok ke rider street technical. di bandingkan dengan frame trails seperti Fit Heartbreaker yang mempunyai CS 14,5". Jarak ini membuat terasa lebih stabil karena sumbu roda lebih jauh lebih cocok ke rider trails. CS yang lebih pendek akan memudahkan manual dan lompatan, di mana CS yang lebih panjang akan membuat lebih sulit untuk manual dan lebih mudah untuk menjaga sepeda agar tetap stabil pada saat terbang. Ini kurang atau lebihnya preferensi tentang bagaimana gaya berkendara kalian masing-masing. Untuk lebih aman kalian bisa memilih bagian tengah di kisaran panjang 13-13,75” karna akan memberi kalian keseimbangan yang baik antara keduanya yang dan bisa ideal untuk orang-orang yang suka riding Ramp, Street dan Trails.

Jadi kurang lebih seperti itu bagaimana geometri Frame BMX bekerja. Dengan begitu banyak frame yang bisa dipilih, ada kemungkinan kalian bisa menemukan semua fitur berbeda yang sesuai yang kalian sukai. Entah itu sudut head tube yang curam, top tube pendek dan CS menengah.

original artikel BMX UNION